Saturday, October 8, 2011

Manajerial Radioslave 2009

Radioslave

Bertemu para kolega mengingatkan gw pada masa-masa Radio ini menjadi rumah kedua :D
Radio yang penuh dengan mahasiswa Teknik Elektro tapi tidak pernah ada yang nyangkut. Soalnya uda pada ketauan busuk-busuknya LOL.

Namanya udah tuwir, jadi nostalgia (woy baru lulus padahal).

RTC adalah...
tempat gw jatuh cinta pada dunia broadcast
tempat gw belajar jadi penyiar, diajarin Bang Jay (RIP bang Jay) dan alumni lain
tempat gw belajar manajemen radio
tempat gw otodidak Adobe Audition
tempat gw kenal anak-anak banci tampil
tempat gw belajar Internet Download Manager
tempat gw belajar bahwa internet UI itu cepat
tempat gw menginap setelah siaran tengah malam
tempat gw ngenet berjamaah dari sore sampe pagi
tempat gw nginep saat (pertama dan terakhir kali) hang out sampe jam 4 pagi
tempat gw memaksa anak teknisi/General Manager nemenin nginep+donlot karena takut hantu/maling/orang jahat/orang gila di tengah malam
tempat laptop-laptop segampang itu dipinjam demi mengunduh
alasan mengapa selama sebulan pertama gw rela nyampe rumah jam 10 malam
alasan mengapa gw dan beberapa kolega jalan kaki 3 kilo di puncak
alasan mengapa gw sangat cinta pada pelajaran membuat feature radio
rumah kedua.

Pada dasarnya saat gw mulai siaran tengah malam, gw SERING banget (1-2 x seminggu) menghabiskan malam di RTC. My download peak time. Baru kenal Arashi soalnya. Ehm.

Senangnya usul gw untuk ketemuan tidak hanya berakhir di wacana saja. Makan siang di Mang Engking, hajarrr! Patungan didiskon khusus untuk para pengangguran. Jadi para kolega yang udah pada kerja terpaksa membayar lebih. Muahahaha! I Love You All!

Sesuai judul blog ini, gw hanya akan memasang foto bersama pria-pria tampan.
Yoga. Kepala gw adalah tempat strategis untuk dia mengistirahatkan tangannya. Bully alert.



Ketiak pun tak sampai. Yoga-Yudi. 2009.

Aa Yoga, kamu makin takep dan chubby! *digaplok ceweknya*. Lelaki ini punya saingan dalam tinggi badan, Yudi. Mereka membuat gw selalu merasa awet muda. Bahkan mereka gak bisa merangkul gw karena tinggiku tak sampai ketiak mereka. Ya ampyun.
Popo-Chan. Idola RTC.
Daaan... Popo-chan! Berhasil foto setelah jambak-jambakan melawan cewe-cewe RTC yang berniat sama. Popo menjadi rebutan foto bareng, dari pose biasa sampai manipulatif ('Po, pose kaya pacaran dooong sama gw!'). Kasian Popo. Dia lelah menanggapi tingkah estrus cewe-cewe ini. Oh Popo, sebutlah syahadat dan aku siap taaruf denganmu. Semua berebut ingin foto di sebelah Popo. Semua berebut ingin berdekatan dengan Popo. Oh Popo, kalau bosan kerja di Bank mending jadi artis aja.
 

4 comments:

Yuni Winingsih said...

daaaan ketika lo rajin siaran tengah malem, lo juga rajin nginep kosan ane HAHAHAHAH I MISS KUTEK SO MUCH

Nien said...

i miss green kost jugaaaaaaaaa

Tyka Ndutyke said...

Oh Popo, sebutlah syahadat dan aku siap taaruf denganmu.

uwoh, hahaha..... kocak!
btw, niennnnn... kamu imut sekali atau temen2mu itu yg tingginya hampir 2 meter yak?

Nien said...

dua2nya bener bu guru!
aku --> imut
mereka --> hampir gigantisme :p

 
design by suckmylolly.com