Tuesday, January 24, 2012

Review: Shokuzai

Atonement. Penebusan dosa. Tobat.

Sangat tertarik dengan serial drama ini karena ceritanya ditulis oleh pengarang yang menelurkan cerita Kokuhaku (diadaptasi menjadi film). Gw suka banget sama Kokuhaku, makanya gw punya ekspektasi tinggi terhadap serial Shokuzai. Ditambah lagi cast Shokuzai adalah para aktris favorit yang jarang maen di dorama (level film atau serial yang gak picisan).

Ada lagi yang spesial? Yep, ini adalah drama keluaran WOWOW yang plotnya aneh dan menarik. Misalnya Camouflage, serial 12 episode yang terdiri dari 4 cerita (masing-masing 3 episode), 4 sutradara dengan satu tema: Lies, dan satu pemeran utama: Aoi Yu. Sangat seru melihat tema ini dieksplor menjadi beberapa cerita dengan ide yang sangat berbeda. Kelemahannya WOWOW adalah minim fansub yang mau membuat terjemahan untuk doramanya. Gw baru bisa menonton Camouflage dengan subtitle setelah beberapa tahun menyimpan file rawnya. Tapi kali ini berbeda. Shokuzai tidak terlantar! Subtitle Shokuzai muncul beberapa hari setelah penayangan *hail fansubber*

 Okeh, lanjut ke sinopsis Shokuzai (atonement).

Emiri adalah murid baru di sekolah dasar. Ia segera akrab dengan 4 orang siswi lain. Saat mereka sedang bermain sepulang sekolah, seorang tak dikenal meminta Emiri untuk membantunya membetulkan kipas di gymnasium. Emiri tak pernah kembali. Keempat temannya bergegas mencari Emiri... dan menemukannya sudah terbaring tak bernyawa di gymnasium. Keempatnya mengaku tak ingat wajah pembunuh Emiri sehingga kasusnya tak terpecahkan. Ibu Emiri meminta mereka untuk menebus dosa karena tak ingat wajah pembunuh Emiri. Sang ibu tak akan memaafkan empat anak itu sampai pembunuh Emiri ditemukan. Lima belas tahun kemudian, Ibu Emiri masih menagih janji itu...

Hati ini sudah girang sekali membayangkan 11-12 episode yang penuh dengan ketegangan dan teka-teki. Gw ingin melihat interaksi empat aktris dewasa yang aktingnya sama-sama luar biasa ini.

Episode 1. Aoi Yu, Aoi Yu, Aoi Yu. Loh kok cuma satu orang yang muncul??? Owalah, ternyata Shokuzai hanya terdiri dari lima episode saja! Tebakan gw, tiap orang diekslor kisahnya dalam satu episode. Nah, episode kelima pasti klimaksnya, semoga semua pemeran berkumpul di episode terakhir.

Karena tak sabar, gw menonton episode satu tanpa subtitle. Mengandalkan ilmu yang didapat dari  kuliah Pengantar Pengkajian Sinema (di Sastra Perancis FIB, mata kuliah belanja lintas fakultas), gw mencoba memahami jalan cerita lewat sinematografi. Angle, musik, warna scene, gestur, dsb. Berbekal hobi menonton jejepangan selama bertahun-tahun, setidaknya gw mengerti satu kata dari satu kalimat. Lumayan ngerti sedikit inti dialognya.

Scene awal dibuka dengan kisah saat mereka masih SD. Scene masih dihiasi dengan warna-warni ceria, warna normal yang bisa kita lihat dengan mata sendiri. Saat adegan berganti ke kisah 15 tahun kemudian, tone warna berubah menjadi pucat. Tidak ada warna mencolok. Kesan sendu dan kelam sangat ditonjolkan lewat warna. Tak berapa lama, musik latar mulai terdengar...membuat bulu kuduk ini merinding. Bukan gesekan biola 'ngik, ngik, ngik' di film horor saat hantu akan muncul. Lebih seperti orkestra cello+biola sendu yang dimainkan saat pemakaman. Pengambilan gambarnya (menurut gw yang amatir ini) lebih mirip film daripada dorama. Nyeni banget lah.

Baru dua episode tayang. Dua kali pula gw menonton dengan mata terbelalak. Serem. Penasaran. Deg-degan. Sehabis selesai nonton, pasti gw menghela nafas panjang. Fiuhhh~ Tegang deh.
Aoi Yu (Sae).
 
Aoi Yu sangat cocok jadi pemeran Sadako, IMO :D


(Episode satu)
Aoi Yu tampil luar biasa memerankan perempuan yang paranoid pada lelaki. Saat ia bertemu dengan pria yang dirasa tepat untuk menjadi teman hidupnya, ternyata pria itu...abnormal.

Ada satu scene yang bikin gw ngeri, bukan soal cerita, tapi soal betapa kurusnya Aoi Yu. Jadi, di adegan dia buka baju, tulang punggungnya kelihatan jelas menyembul di permukaan kulitnya. Mirip-mirip kulit hantu pula, pucat sekali. Seumur hidup gw belum pernah lihat tulang punggung yang menonjol seperti itu (saya hidup di antara orang-orang berlemak). Lagian kalo gw ngaca, jarang juga lihat tulang menonjol. Tulang belikat gw gak keliatan (ketutup lemak). Tulang di jemari gw gak keliatan (ketutup lemak). Tulang punggung gw gak keliatan (ketutup lemak). Tulang rusuk gw gak keliatan (ketutup lemak). Owalah! Andai ada donor lemak (Palang Lemak Indonesia) gw akan jadi donatur idola karena bisa menyumbang lemak dalam jumlah besar.

Mata besar Koide Eiko cocok banget jadi orang strict


(Episode dua)
 Koide Eiko (Maki) yang trauma dengan kejadian pembunuhan temannya tumbuh menjadi guru SD yang sangat strict. Sikapnya yang tegas, kaku, dan galak membuatnya ditakuti murid dan dikritik oleh para orangtua. Keadaan berubah saat Maki melindungi murid-murid dari seorang pemuda berpisau. Maki dianggap pahlawan karena ia memukul sang penyerang berkali-kali hingga pingsan (atau meninggal?). Imej baik kembali berbalik menjadi buruk karena Maki dianggap memukuli sang penyerang dengan sikap terlalu tenang sehingga menjadi menyeramkan.

Titik terang tentang identitas pembunuh Emiri mulai terlihat di episode dua. Di episode awal, Sae sama sekali tidak mengingat pembunuh Emiri. Namun, Maki akhirnya mengaku bahwa ia masih ingat. Namun sebelum misteri itu terungkap, semua sudah terlambat...

Daaaaan....gw tidak sabar menunggu episode selanjutnya!!!! :D

8 comments:

yuniwiningsih said...

aaaaakhh untung gw udah donlooot.. *langsung nonton* emang gak salah deh kalo udah bunuh2 masa lalu pasti kece yaaaaa

Nien said...

hahaha gila jiwa himono psikopatchi yang sudah terkontaminasi cerita kelan xD

hnumo said...

Wuah... Pengen nonton tp kynya serem bgt xD

hnumo said...

Wuah pengen liat... Tp kynya serem bgt xD

Nien said...

tonton aja! bagus banget loh menurut gw. kalo ngeri ya nontonnya siang2 dong :D

hnumo said...

Kangen liat suspense ky gni (ato ini thriller yah?). Yep, sankyu review nya! ^^

Tikotaker said...

googling mau cari info soal Koizumi Kyoko eh nyasar dimari :D
aku juga ngikutin dorama ini, keren memang, kesannya gelap gitu
one of the best dorama on this season

Nien said...

setuju banget. gak sabar nunggu subtitle episode terakhirnya nih :3

 
design by suckmylolly.com