Friday, July 6, 2012

Kemarin Mambo dan Keris dan Teriakan Neraka

For the sake of journals, gw harus menuliskan ini. Biar inget. Biar terabadikan. Biar gak lupa naro di list reimburse (teteeeeeeeup).

Kemarin ke dua tempat label musik. Yang satu gede, yang satu menjelang gede (namanya). Jalan kaki aja sih dari kantor (by 'aja' I mean 20 menit, jalan santai menyusuri Sabang dan Jl.Wahid Hasyim).

Pinkan Mambo.
Lalu Kerispatih.

Hajimete.... bertemu inpotenmen dan belajar bahwa mereka itu gigih dan tahan banting. Mau dinyolotin kaya gimana pun, mau ketauan salah, ketauan gak tau, bodo amat hajar terus yang penting dapet jawaban. Pada heran pas gw menyebut institusi.

'PIPIPIPI bahas ginian?'

BA DUM TSSS.

Eniwei gw gak tau ya gimana wartawan kalo ketemu arteiss, apakah berjabat tangan saja atau pake cupika cupiki. Gw kan masup duluan tuh ke ruangan mbak Mambo, jadi saya sodorkan tangan dan menjauhkan pipi (i hate cupika cupiki). Mungkin mbaknya udah nyodorin pipi tapi melihat gestur saya yang kurang bersahabat soal cium-cium jadi gagal. Atao gw aja yang geer mo dicupika-cupiki. Muhehehe.

Eh sore-sore mendadak ada suara neraka yang berteriak bahwa gw belom pernah bertugas ke XXX.

Bagai ditusuk sembilu. Heh Yuliansari, if you read this, you made me feel worse than Marselajalianti did. Kalo jendela di situ bisa dibuka gw pengen loncat dari lante 19 ke pelukan Sho.

Well, kalo kata Tisha sih it's inevitable *sigh*

It must be happened anyway so...

here I am, gugling soal seseorang dan bersiap ke XXX. Semoga bisa poto bareng Jaja Miharja yang jadi bintang tamu ( I was a big fan of 'APAAN TUUH?').

No comments:

 
design by suckmylolly.com