Wednesday, November 10, 2010

bolang #4: Kota Hujan

Om Obama datang ke UI, mahasiswa diliburkan. Agak miris sih, kampus milik saya tapi mo masuk aja susye. Dapetin tiket Obama sesusah dapetin tiket konser ARASHI *hiperbol*

Alih-alih menonton Obama di balairung, gw dan Journalsista janjian untuk menghabiskan quality time di Bogor. Tadinya mau naik kereta ekonomi AC, tetapi gw terlambat dua menit di stasiun! Aww terpaksa naik kereta ekonomi biasa.

PENGEN PELUK DARIUS SINATRIA *pas gw lagi nulis inih, di tipi lagi ada Asty Ananta meluk Darius di suatu kuis. Aww pengen*

Selalu ingat untuk memakai baju kumuh dan lusuh untuk menghindari pelecehan verbal/non verbal dari lelaki-lelaki centil di jalan. Dresscode naik kereta adalah: sandal jepit dan kaos lusuh. Berpakaian sesederhana mungkin juga menjadi pilihan untuk terhindar dari pencopetan. Beneran loh. Di Terminal Kampung Rambutan, tidak ada abang-abang yang merongrong "neng mau kemana neng? neng? cibubur neng?". Di kereta pun tidak ada gangguan berarti. Alhamdulillah. Sendal jepit memang paling okey!

Sesampainya di stasiun Bogor, bertemu dengan Nyanya, Mira, dan Lescha. Sisa manusia lain tidak datang ke Bogor pada hari itu. Akhirnya, di sore hari kami dan tuan rumah, Anggi, pergi berenang gratisan di komplek tante Anggi. Byur byar byur. Dengan fisik seringkih nenek-nenek, ada beberapa yang kedinginan dan masup angin. Yaudah, numpang minum teh panas di rumah sang Tante *sambil godain ponakan Anggi yang ganteng -tapi masih SD!-*. Lalu, demi meluluskan hasrat anak gaul Bogor, kami makan malam di Taman Koleksi. Entah karena kedinginan dan lapar, makanan hari itu sangat enak! Teh Sereh panas mantab, pas banget buat selera kami anak-anak kampung Jakarta. Malam itu, personil bertambah dua: bebek dan Ibu Humas Bem UI.

Malam diramaikan dengan pergosipan kehidupan politik di UI. Ternyata banyak drama di setiap organisasi ya. Intinya adalah, gw tidak berhasrat punya suami yang bergerak di bidang pergerakan (radikal). Dan satu kutipan yang sangat bermakna adalah:

"Dibalik karisma seorang lelaki, terdapat kememblean yang tiada tara. Makin karismatik, makin memble!"


Siapa yang bisa menguak kememblean itu? Perempuan! Teori itu juga membuktikan anggapan Behind every great man there is a great woman.

Lanjuttt~
Hari kedua, membuat lasagna. Menunggu kloter kedua (Icha, Icrut, Jaja, Odah, Vani, dan Syilfi) sambil menonton Obama live di televisi. Bersorak setiap kali Obama ngomong pake bahasa Indonesia (Sate~). Mengomentari Obama yang penuh peluh dari udara balairung yang puanass. Hebat deh Obama menarik perhatian audiens, dimulai dari cerita menarik tentang dia di Indonesia pada dahulu kala. Sambutannya luar biasa riuh ramai. Tapi begitu mulai ke inti pidato yang berbau politik gitu, nampaknya perhatian penonton (setidaknya yang lagi nonton di rumah Anggi) menurun. Edun. Kenyang lasagna, jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor (sebelumnya mampir dulu ngemil sekoteng, somay, dan mi yamin). Melihat-lihat museum zoologi. Lalu ngemil lagi pizza.

Yang harus digarisbawahi adalah.... SEMBILAN manusia dipepet di mobil kecil yang mentok cuma muat LIMA manusia. Dengan formasi cantik, tempat duduk belakang yang harusnya cuma diisi tiga orang, disusun hingga bisa memuat tujuh orang (empat ibu memangku tiga anak). Sadis. Mobilnya Icha menjerit tiap harus naik tanjakan. Mesinnya meraung-raung kecapekan. Terimakasih, Cha!

Pulangnya bersabar menunggu bis yang ngetemnya luar biasa luamaaaaa sekali. Alhamdulillah selamat sampai terminal dengan mang Wahid yang baik sekali mau menjemput. Hore! Pengetahuan rute bis bertambah lagih!

7 comments:

nyai dachimah said...

kok kayaknya makanan yang kalian makan enyak2 yak.. haduh jadi ngiler deh eike.

Rizuka said...

woiy kalian udah kagak ada kuliah lagi yak?
jalan2 mulu
*pengen*

orgil bulan depan gw sidang SKRIPSI
aaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhh
dan sekarang masih dalam tahap masukin data

Nien said...

kan minggu ini libur om bama
gw sih berniat bulan ini mau bolang sebanyak2nya untuk menghilangkan rasa sepi

bulan depan skripsi? asiiik

dhecuacat said...

Hahah riju iri tu!

Padahl org2 ini jg pada ngambil skripsi/tka,,tp cuma ngambil doang.

Perasaan di bogor byk polisi deh, kok bs kalian ga ketangkep?Pasti pk ilmu genit sm pas pol spy lolos kan?!Ngaku!!

Maya Safira said...

mau makanannnyaaa..

Yuni Winingsih said...

quotesnya bener banget nin! makin karismatik makin memble HAHAHAH

Nien said...

@dechu: yang nyetir kan icha. cakep gitu polisi takluk laaah

@maya: sabar sabar lo disana bisa makan otot 2pm

@yuni: arhaahhahaha lo sih uda jadi saksi sejarah ya? gw beyum pernah ketemu lelaki karismatik yang super memble (blom pernah liat memblenya sih)

 
design by suckmylolly.com