Monday, December 17, 2012

Liputan edisi bertemu idola

Setelah sekian lama berdoa, akhirnya dapat tugas yang melibatkan kakanda Reza.

Finally i meet you, love! Wkk
Btw, sekarang pukul setengah sebelas malam dan masih di transjakarta tapi bahagia karena dapat tempat duduk dan lagu yang diputar adalah Kuch Kuch Hota Hai. Oh dan pulang bareng Tisha.

Jadi hari ini selain bertemu kakanda Reza, ada pula om Beye. Nah loh, protokol istana mewajibkan kami untuk pakai baju rapi. Padahal gw pakai kaos aja gitu.

Daripada diusir, pertolongan pertama ada di lemari baju Riju. Melintah versi pakar adalah pinjam baju walau yang punya tidak ada di rumah (sudah dapat izin) dan makan siang sendirian di rumahnya dengan nyaman (sudah disuruh ibunya).

Setelah kenyang dan ganti baju batik (pinjam punya Ibu riju, baju riju kekecilan untuk perut gw yang offside) gw pun berangkat ke TKP.

Ada banyak pejabat datang, tapi yang gw tahu cuma yang tampan (om Marty). Pokoknya bertebaran. Tapi mata gw cuma melekat pada seseorang yang tidak akan membalas tatapan itu. Eaaa.

Pak Habibie pun terlihat masih mempesona dan imut gitu wekeke.

Dan akhirnya om Beye datang. Pertama kali lihat langsung nih. I bet he smells good. Kan ga pernah ketemu angkot dan udara jakarta yang busuk.

Rasanya seperti ke kondangan karena hampir semua orang pakai batik. Rapi banget. Biasanya lusuh.

Abis nonton pelem Habibie n Ainun, jadi pengen punya suami kaya Habibie. Mesra....

Sama pemerannya juga mau. #teteup

Eh tapi harus baca bukunya dulu nih. Pas adegan terakhir, banyak yang nangis.. Om Beye kelihatannya juga sibuk mengusap mata (saya mengintip ke barisan belakang) sementara om Jokowow mukanya santai kaya di pantai.

Tercapai juga mimpi untuk melihat kakanda dari dekat dalam waktu lebih dari tiga detik.


1 comment:

Varyzcha Hafiza said...

poto kakanda reja kaga ade?

 
design by suckmylolly.com